Tetangga RI Membeli Sistem Roket AS, Biaya Rp 1,41 T

by

Kementerian Pertahanan Singapura (MINDEF) telah mengonfirmasi rencana pembelian perangkat sistem peluncur roket ganda berpemandu (Guided Multiple Launch Rocket System-Alternative Warhead/GMLRS-AW) dan perlengkapan pendukungnya dari Amerika Serikat (AS). Tujuan dari pembelian ini adalah untuk memperkuat pertahanan negara tetangga Indonesia. MINDEF menjelaskan bahwa akuisisi selongsong roket (pods) jenis M30A2 GMLRS-AW merupakan bagian dari integrasi Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (High Mobility Artillery Rocket System/HIMARS) yang dimiliki oleh Angkatan Bersenjata Singapura (SAF). Ini merupakan bagian dari upaya pengadaan multitahun MINDEF dan SAF untuk memastikan kesiapan operasional dan memenuhi kebutuhan pertahanan Singapura. Departemen Luar Negeri AS juga telah memberikan persetujuan atas potensi penjualan GMLRS-AW dan peralatan terkait kepada Pemerintah Singapura. Singapura telah mengajukan permohonan pembelian sebanyak 45 unit pods M30A2 GMLRS-AW dengan estimasi total biaya mencapai US$ 83,14 juta atau sekitar Rp 1,41 triliun. Rencana transaksi yang masih menunggu tanda tangan persetujuan dari Kongres AS tidak hanya mencakup roket utama, tetapi juga peralatan pertahanan non-mayor. Dokumen pemberitahuan kepada Kongres AS menyatakan bahwa usulan penjualan ini akan meningkatkan kebijakan luar negeri dan tujuan keamanan nasional Amerika Serikat dengan meningkatkan keamanan mitra strategis di Asia. Sistem HIMARS yang akan menggunakan roket tersebut dioperasikan oleh Batalyon 23 Artileri Singapura sejak tahun 2011. Sebelumnya, Menteri Pertahanan Singapura telah menyatakan rencana untuk meningkatkan kemampuan HIMARS dengan roket yang lebih mumpuni.

Source link