Kutuk Serangan TNI: 73 Negara Bergabung dalam PBB

by

73 negara bergabung dengan Indonesia dalam mengutuk serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian di Lebanon. Dalam pernyataan bersama yang disampaikan oleh duta besar dari puluhan negara dan utusan Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mereka mengecam serangan terus-menerus terhadap United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) yang baru-baru ini menewaskan tiga pasukan perdamaian Indonesia. Selain Indonesia, pasukan perdamaian dari negara lain juga terluka dalam serangan tersebut di Lebanon selatan, termasuk prajurit dari Prancis, Ghana, Nepal, dan Polandia.

Pernyataan bersama juga mencatat keprihatinan mendalam atas situasi kemanusiaan di Lebanon, termasuk korban sipil yang signifikan, kerusakan infrastruktur sipil yang luas, dan pengungsian massal lebih dari satu juta orang. Penemuan awal PBB menunjukkan bahwa salah satu pasukan penjaga perdamaian Indonesia kemungkinan tewas akibat tembakan tank Israel pada 29 Maret, sementara dua lainnya tewas akibat alat peledak yang diduga ditempatkan oleh Hizbullah.

Kementerian Luar Negeri Indonesia menyatakan bahwa serangan tersebut tidak dapat diterima dan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera mengadakan pertemuan negara-negara penyumbang pasukan ke UNIFIL demi meningkatkan perlindungan terhadap personel yang bertugas. Presiden Prabowo Subianto juga mengutuk keras setiap tindakan keji yang mengganggu perdamaian dan menimbulkan kematian bagi tentara bangsa Indonesia.

Source link