AS Ancam Perang dengan Iran Tanpa Kesepakatan Mutlak

by

Amerika Serikat Ancam Perang dengan Iran Jika Tidak Ada Kesepakatan Mutlak

Jakarta, CNBC Indonesia – Amerika Serikat (AS) memperingatkan siap kembali melanjutkan perang dengan Iran jika upaya mencapai kesepakatan damai menemui jalan buntu. Hal ini terjadi ketika Presiden Donald Trump menegaskan bahwa setiap kesepakatan harus memenuhi syarat mutlak Washington, termasuk memastikan Teheran tidak pernah mengembangkan senjata nuklir.

Situasi Diplomasi AS-Iran Kembali Memanas

Sejumlah sumber AS mengatakan bahwa rancangan kesepakatan sebenarnya tinggal menunggu persetujuan akhir Trump. Meski begitu, Trump belum mengambil keputusan usai menggelar rapat di Situation Room Gedung Putih pada Jumat waktu setempat. Di tengah ketidakpastian ini, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyampaikan peringatan keras saat menghadiri forum pertahanan di Singapura.

“Washington lebih dari mampu untuk kembali melanjutkan perang,” ujar Hegseth.

Komando Pusat AS (CENTCOM) juga menegaskan pasukan Amerika tetap siaga di kawasan. Dalam unggahan di X, CENTCOM menyebut personel militer AS “tetap berada di kawasan dan terus waspada.”

Diplomasi Masih Berlangsung Meski Ketegangan Meningkat

Prospek kesepakatan kembali dipertanyakan setelah AS melancarkan serangan ke pelabuhan Bandar Abbas di Iran. Teheran kemudian membalas dengan meluncurkan serangan balasan. Jalur diplomasi masih terus berjalan, sementara Iran menegaskan isu Lebanon harus masuk dalam setiap pembicaraan penghentian perang.

Trump menegaskan dua prioritas utama Washington dalam setiap kesepakatan, yakni Iran harus berkomitmen tidak pernah mengembangkan senjata nuklir, serta membuka kembali Selat Hormuz yang selama ini diblokade. Seorang pejabat Gedung Putih menegaskan bahwa “Presiden Trump hanya akan membuat kesepakatan yang menguntungkan Amerika Serikat dan memenuhi garis merahnya” terkait isu ini.

Source link