Penasaran dengan Potret Rumah Konglo Migas Diserbu Massa Bertopeng?

by

Para Demonstran Argentina Melakukan Protes di Depan Rumah Peter Thiel

Pada hari Sabtu lalu, sekelompok demonstran di Argentina berkumpul di depan rumah mewah milik investor teknologi, Peter Thiel, yang terletak di Buenos Aires. Mereka tidak segan-segan menyuarakan rasa ketidaksetujuan terhadap investasi sang miliuner di sektor minyak, gas, dan shale oil di negara tersebut.

Demo Menyuarakan Penolakan Terhadap Investasi Thiel di Sektor Energi Argentina

Pada Agustus 2026, Thiel Macro, sebuah dana lindung nilai milik pengusaha Jerman-Amerika, Peter Thiel, mengumumkan investasi pertamanya secara resmi di Argentina. Thiel memperoleh saham hampir 1% di Vista Energy, perusahaan energi yang bergerak di bidang eksplorasi dan produksi minyak, gas, serta shale oil di wilayah Vaca Muerta, Argentina.

Para demonstran yang melakukan aksi ini menyayangkan kehadiran Thiel di negara mereka terkait sejumlah inisiatif dan rencana undang-undang yang didukung oleh pemerintahan Presiden Javier Milei. Salah satunya adalah Undang-Undang Gletser yang kontroversial, yang mengurangi regulasi terhadap industri dan pertambangan di wilayah pegunungan.

Protes Massa Sebagai Bentuk Penolakan Terhadap Kebijakan Pemerintah

Demonstrasi ini sebenarnya bukan yang pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, pada awal bulan Agustus, terdapat protes yang sama terkait rencana pemerintah untuk menghilangkan batasan kepemilikan asing atas lahan pedesaan di Argentina. Selain itu, rencana lain seperti “Super RIGI” yang bertujuan menarik investasi besar-besaran ke sektor teknologi tinggi juga menuai kontroversi dan protes dari masyarakat.

Situasi politik dan ekonomi di Argentina terus menarik perhatian dunia internasional, terutama terkait dengan kebijakan energi dan investasi asing di sektor vital seperti minyak, gas, dan shale oil. Demonstrasi di depan rumah Peter Thiel menjadi salah satu bentuk protes yang dilakukan oleh masyarakat untuk menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap kebijakan pemerintah dan peran investor asing di negara mereka.

Source link