Toyota Ciptakan Century sebagai Merek Prestise di Atas Lexus

by -94 Views

Sejak pendiriannya pada tahun 1989, Lexus telah berkembang menjadi merek mewah Toyota yang bersaing dengan merk-merk seperti BMW, Mercedes, dan Audi. Dengan penjualan tertinggi tahun lalu mencapai 851.214 unit di seluruh dunia, strategi ini terbukti berhasil selama 36 tahun. Namun, Toyota saat ini mempertimbangkan untuk mengubah hierarki merek dengan Century yang diposisikan sebagai entitas mandiri di atas Lexus.

Rumor tentang Century menjadi merek independen telah dikonfirmasi oleh Toyota. Ketua Akio Toyoda menyatakan bahwa ide ini adalah untuk menciptakan suatu merek yang berada di atas Lexus dan merupakan yang terbaik di kelasnya. Century, meskipun merupakan merek terbaru di bawah Toyota, telah mendahului Lexus selama beberapa dekade sejak diperkenalkan pada tahun 1967.

Dalam waktu dekat, Century akan beroperasi secara independen untuk menargetkan pasar kelas atas sebagai merek yang sangat eksklusif. Coupe mewah akan menjadi simbol status baru Century di bawah slogan: “Satu dari Satu. Satu di dunia ini, dari negara ini.” Sedangkan Lexus juga sedang menyiapkan perubahan besar dengan visi baru untuk merek mewah tersebut.

Konsep minivan listrik dan sedan beroda enam dengan tiga baris kursi yang digagas oleh Toyota menandakan evolusi merek tersebut. Toyota berharap untuk menjadikan paket mobil LS sebagai representasi ruang mewah, bukan sekadar mobil sedan mewah. Lexus akan terus mencari inovasi baru tanpa mengikuti tren yang ada. Dengan penghentian produksi sedan LS tradisional, Toyota akan mengintrodusir beberapa model baru pada Japan Mobility Show 2025, termasuk konsep Corolla listrik.

Supercar yang ditunggu-tunggu akan diumumkan secara online pada bulan Desember sebelum debutnya di Tokyo Auto Salon pada bulan Januari 2026. Kesimpulannya, perubahan besar terjadi di ranah merek-merek Toyota dengan Century menjelma menjadi merek unggulan di atas Lexus, sementara Lexus sendiri sedang dalam proses transformasi yang ambisius menuju masa depannya.

Source link