Fenomena Aneh Beras Cipinang: Amran Tanggapi dengan Bijak

by

Menteri Pertanian: Beras Sulit Laku Bukan Karena Daya Beli Menurun

Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memberikan tanggapan terhadap keluhan pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) mengenai sulitnya penjualan beras. Menurutnya, masalah tersebut disebabkan oleh melimpahnya pasokan beras di dalam negeri.

Beras Sulit Masuk ke Pasar karena Overstock

Mentan Amran membantah anggapan bahwa penurunan daya beli menjadi penyebab sulitnya penjualan beras dari daerah. Menurutnya, pasokan beras yang melimpah disebabkan oleh peningkatan produksi beras akibat naiknya penyaluran pupuk.

Ia menjelaskan bahwa kenaikan distribusi pupuk secara otomatis mendorong peningkatan produksi beras, yang kemudian menyebabkan pasokan beras melimpah di pasar. Hal ini membuat stok beras dari daerah sulit masuk ke pasar akibat kelebihan pasokan.

Pasar Induk Beras Cipinang Lesu karena Melemahnya Permintaan

Sebelumnya, pedagang di PIBC mengeluhkan lesunya perdagangan beras dalam beberapa bulan terakhir. Ketua Koperasi Pedagang Pasar Induk Beras Cipinang (KOPIC) Dedy menyebut bahwa melemahnya permintaan di tingkat konsumen menjadi salah satu faktor penyebab turunnya aktivitas pasar.

Menurut Dedy, melemahnya permintaan di pasar tradisional dan rumah makan berdampak pada turunnya permintaan di pasar induk. Hal ini memicu efek domino hingga ke daerah penghasil beras, di mana stok beras harus menginap di PIBC karena sulit laku.

Meskipun demikian, Dedy memastikan bahwa stok beras di PIBC tetap aman. Melimpahnya pasokan bahkan membuat harga beras cenderung melemah.

Demikian tanggapan Menteri Pertanian terkait sulitnya penjualan beras di Pasar Induk Beras Cipinang, yang disebabkan oleh faktor stok yang melimpah dan melemahnya permintaan di tingkat konsumen.

Source link